9 Gambar Perhotelan

Media JAKARTA — Industri perhotelan merasakan masalah keunggulan pasokan kamar. Hal ini mengakibatkan para pemain meminta pemerintah setempat untuk merealisasikan moratorium pemberian izin hotel baru, khususnya di kota-kota besar di Indonesia, yang telah sangat tidak sedikit jumlah hotelnya. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani menuturkan moratorium hotel perlu dilaksanakan di sejumlah daerah.

“Berdasarkan keterangan dari saya sih (moratorium), sebab contohnya untuk wilayah seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, tersebut sudah paling padat. Saya belum paham mengapa investornya masih tertarik membina hotel [disitu] bila nantinya tidak untung. Kan anda bisnis maunya untung. Ngapain bila tidak untung. Karena pada kesudahannya mereka akan kendala juga,” ujar Hariyadi, Senin (13/11).

Ketua umum dari Jakarta Hotel Association Alexander Nayoan mengungkapkan industri perhotelan mengalami kelemahan tenaga berpengalaman dibidangnya dan sertifikasi profesi yang belum mencukupi untuk posisi top management di industri ini.

Sektor Perhotelan Hadapi Tantangan Berat

“Buat sertifikasi General Manager misalnya tersebut apa aja yg dibutuhkan? Idealnya seorang GM mesti mempunyai sertifikasi dari seluruh posisi yg terdapat di bawahnya,” ujar Alex, yang pun adalah salah satu petinggi di The Dharmawangsa Jakarta.

“Misalnya guna posisi GM, diperlukan sekitar 54 sertifikasi profesi, sayangnya tidak semuanya dapat didapatkan. Yang tersedia barangkali sekitar 15 sertifikasi. Inipun memungut dari tidak sedikit tempat (sertifikasi profesi),” ujarnya.

Dia menuliskan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata tidak dapat menyediakan standarisasi profesi yang jelas guna pekerja di sektor hospitaliti. Alex menuliskan industri perhotelan sangat memerlukan uluran tangan pemerintah guna serius berbenah masalah sertifikasi, sebab masa depan dari industri ini paling tergantung dari sumber daya manusianya. Menurutnya, pelaku industri perhotelan sudah mengeluhkan urusan ini dari selama 6-7 tahun yang lalu, bakal tetapi sampai saat ini belum ada penyelesaian yang kongkrit dari regulator.

Untuk menjawab sekian banyak tantangan tersebut, CNG Media & Events, yaitu perusahaan yang bergerak dibidang pameran dan konferensi berbasis business-to-business (B2B), melangsungkan acara ‘The Hotel Week Indonesia’,  yang adalah ajang konferensi dan eksibisi dengan konsentrasi dibidang hotel dan pariwisata.

Mengambil tema eksklusif disrupsi digital, perhelatan yang di selenggarakan pada tanggal 23 – 25 November 2017 dan berlokasi di Jakarta Convention Center di Jakarta, ini didukung oleh dua asosiasi besar yaitu Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Ratusan eksibitor dari industri penyokong perhotelan laksana hotel investment, teknologi perhotelan, hotel design, hotel solution, interior eco-tech sudah mendaftarkan diri guna berpartisipasi pada perhelatan akbar ini.

Pada peluang ini pun dihadirkan forum diskusi yang di hadiri oleh CEO, direktur, general manager, empunya dan manajemen dari sekian banyak hotel.  Empat tema besar yang diusung dalam perhelatan ini.

‘Perkembangan Terkini Industri Hospitaliti, Tantangan Berinvestasi dan Disrupsi Digital’.
Panelis:
1. Hariyadi B. Sukamdani, Ketua Umum Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia
2. Fabrice Mini, Director Operation, Accor Hotel
3. Satria Wei, Managing Director, PHM Hospitality

Disrupsi Digital di Industri Perhotelan dan Hospitaliti
Panelis:
1. John Safeson, Country Head of Manager, Media Javier Salgado, Executive Vice President, Saphir Group
3. Charles Le Coz, Director, Bali Hotel Association

Tren Investasi di Industri Hospitaliti
Panelis:
1. Denny Purbasari, Deputy III the Economic Sector, Staff of the President, Republic Indonesia
2. Moedjianto Soesilo Tjahjono, President Director, Inti Whiz
3. Erastus Radjimin, CEO, Artotel Indonesia (To be Announce)

Apakah Moratorium Izin Hotel Baru Merupakan Solusi dari Tantangan Oversupply di Industri Perhotelan?
1. Alexander Nayoan, Chairman, Jakarta Hotel Association
2. Ruben Amor, CEO, Adonara Hotel Group
3. Iman Adiansyah, Director, Ayodya Resort Bali

9 Gambar Perhotelan – Perhotelan

Serunya Bekerja di Dunia Perhotelan !  Kampus Pariwisata Bali

Serunya Bekerja di Dunia Perhotelan ! Kampus Pariwisata Bali | Perhotelan

D9 Pengelolaan Perhotelan - Politeknik Pariwisata Prima Internasional

D9 Pengelolaan Perhotelan – Politeknik Pariwisata Prima Internasional | Perhotelan

AKUBANK  Akuntansi Perhotelan

AKUBANK Akuntansi Perhotelan | Perhotelan

Perhotelan Menjadi Salah Satu Karir Terbaik Saat Ini  ambhara

Perhotelan Menjadi Salah Satu Karir Terbaik Saat Ini ambhara | Perhotelan

Kuliah perhotelan itu gampang?  Universitas Ciputra

Kuliah perhotelan itu gampang? Universitas Ciputra | Perhotelan

Masa Depan Industri Perhotelan - Politeknik Internasional Bali

Masa Depan Industri Perhotelan – Politeknik Internasional Bali | Perhotelan

Akomodasi Perhotelan - SMK PGRI 9 NGAWI

Akomodasi Perhotelan – SMK PGRI 9 NGAWI | Perhotelan

AKOMODASI PERHOTELAN - SMK WIRA HARAPAN

AKOMODASI PERHOTELAN – SMK WIRA HARAPAN | Perhotelan

Tujuan program Keahlian Akomodasi Perhotelan - ujiansma.com

Tujuan program Keahlian Akomodasi Perhotelan – ujiansma.com | Perhotelan

9 photos of the "9 Gambar Perhotelan"

Akomodasi Perhotelan SMK PGRI 9 NGAWI PerhotelanAKOMODASI PERHOTELAN SMK WIRA HARAPAN PerhotelanPerhotelan Menjadi Salah Satu Karir Terbaik Saat Ini Ambhara PerhotelanAKUBANK Akuntansi Perhotelan PerhotelanKuliah Perhotelan Itu Gampang? Universitas Ciputra PerhotelanD9 Pengelolaan Perhotelan Politeknik Pariwisata Prima Internasional PerhotelanTujuan Program Keahlian Akomodasi Perhotelan UjiansmaMasa Depan Industri Perhotelan Politeknik Internasional Bali PerhotelanSerunya Bekerja Di Dunia Perhotelan ! Kampus Pariwisata Bali Perhotelan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *