8 Tempat Wisata Kudus

Media KUDUS — Tradisi “wiwit” kopi atau mengawali panen tumbuhan kopi yang dipunyai masyarakat di Desa Colo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bakal dimanfaatkan guna mempromosikan potensi wisata di wilayah setempat.

“Selama ini, kami memang belum mempromosikan sebanyak objek wisata yang pantas dikunjungi oleh wisatawan dari sekian banyak daerah secara masif. Karena tradisi ‘wiwit’ kopi bakal menjadi kegiatan tahunan, tentunya dapat dimanfaatkan guna mempromosikan paket wisata yang ada,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata Padhang Bulan Desa Wisata Colo Moh. Syokib Garno di Kudus, Selasa.

Apalagi, lanjut dia, sebanyak objek wisata yang terdapat di area Desa Colo lumayan menarik dikunjungi. Seperti kebun kopi, kebun parijoto, industri kopi rumahan, serta kerajinan batik khas Colo.

Bahkan, kata dia, kumpulan sadar wisata pun sudah menciptakan paket wisata untuk wisatawan yang hendak berangjangsana selama sehari maupun dua hari atau lebih.

Di antaranya, paket wisata sehari, mencakup jelajah kebun kopi yang terdapat di lereng Pegunungan Muria, memanen, lantas diperlihatkan teknik mengolah kopi sampai menjadi minuman kopi secara tradisional.

Untuk paket wisata dua hari, mencakup mini kafe, jelajah kebun kopi, okulasi dan pendidikan soal kopi muria.

Agar pengunjung pun menikmati kunjungannya itu, kata dia, di area pegunungan pun tersedia permainan “flying fox” serta “mini cafe”.

Pada mula penyelenggaraan tradisi ‘wiwit’ kopi, kata dia, jumlah pengunjungnya lumayan banyak, sehingga dapat dimanfaatkan guna mempromosikan objek-objek wisata yang dipunyai oleh masyarakat Desa Colo.

Di samping itu, kata dia, pekerjaan tradisi wiwit kopi yang tadinya digelar oleh setiap petani kopi, dapat dipromosikan pula untuk unik wisatawan sebab lokasi pekerjaan berada di pegunungan dengan pemandangan alam yang lumayan menarik.

Dengan banyaknya wisatawan yang berangjangsana ke Desa Colo, dia berharap, upaya pelestarian alam selama juga dapat digelorakan ke seluruh masyarakat, sebab tanpa mesti merusak tetap dapat mendapatkan penghasilan.

Petani kopi yang sekitar ini memanfaatkan lahan kepunyaan Perum Perhutani juga dapat diberdayakan untuk unik minat wisatawan.

“Ketika tidak sedikit wisatawan yang punya minat mengunjungi kebun kopi, kami yakin nantinya akan hadir sumber-sumber pendapatan baru untuk masyarakat setempat,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, masing-masing menjelang musim panen kopi akan dilangsungkan tradisi wiwit kopi yang tahun ini dijadwalkan bulan September 2016.

8 Tempat Wisata Kudus – Wisata Kudus

8 Tempat Wisata di Kudus Paling Hits dan Murah
8 Tempat Wisata di Kudus Paling Hits dan Murah | Wisata Kudus
8 Tempat Wisata di Kudus Paling Hits dan Murah
8 Tempat Wisata di Kudus Paling Hits dan Murah | Wisata Kudus
Seharian Berlibur di Kudus, Ke Destinasi Ini Aja
Seharian Berlibur di Kudus, Ke Destinasi Ini Aja | Wisata Kudus
8 Tempat Wisata di Kudus Terbaru dan Terpopuler 8 - Explore Kudus
8 Tempat Wisata di Kudus Terbaru dan Terpopuler 8 – Explore Kudus | Wisata Kudus
8 Tempat wisata dan kuliner di Kudus yang belum banyak orang tahu
8 Tempat wisata dan kuliner di Kudus yang belum banyak orang tahu | Wisata Kudus
8 Tempat Wisata di Kudus Paling Hits dan Murah
8 Tempat Wisata di Kudus Paling Hits dan Murah | Wisata Kudus
8 Tempat wisata dan kuliner di Kudus yang belum banyak orang tahu
8 Tempat wisata dan kuliner di Kudus yang belum banyak orang tahu | Wisata Kudus
Wana Wisata Ternadi Kudus, Surga Wisata di Lereng Muria
Wana Wisata Ternadi Kudus, Surga Wisata di Lereng Muria | Wisata Kudus