7 Gambar Pantai Konang

Bahwa dalam sejumlah hari kemarin, artikel yang sudah diposting di nggalek.co banyak sekali membahas Kecamatan Watulimo, sebenarnya secara grambayangan web ini ditujukan untuk membicarakan Trenggalek dalam keseluruhan. Jadi, harap maklum. Kami berangkat dari ujung dulu.

Objek Wisata Pantai Konang, Joketro dan Kuyon - Website Desa Nglebeng

Objek Wisata Pantai Konang, Joketro dan Kuyon – Website Desa Nglebeng | Pantai Konang

Untuk meminimalisir tingkat sentimentil pembaca terhadap semua penulis sebab melulu membicarakan Watulimo, maka hari itu, hari Jumat tanggal 8 April 2016, saya niatkan guna menyambangi wilayah sangat barat Trenggalek. Perjalanan ini di samping saya niatkan sebagai bahan menulis pun saya niatkan untuk mengasyikkan hati family kecil saya.

Saya menyuruh istri dan anak sekaligus tetangga guna bertamasya ke Pantai Konang berlanjut ke Pantai Pelang. Kedua pantai ini sedang di ujung barat Trenggalek, tepatnya di Kecamatan Panggul. Berangkat dari lokasi tinggal (Desa Surodakan, Kecamatan Trenggalek) selama pukul 10.30 WIB, kami berlima menunggangi dua motor. Saya berboncengan dengan istri dan anak, sedang motor satunya digunakan dua dulur saya (sebenarnya mereka berdua ialah adik-kakak). Kami berlangsung beriringan dengan laju kecepatan 50-60 km/jam.

Untuk dapat sampai di Pantai Konang, kami melalui empat kecamatan. Yang kesatu ialah Kecamatan Trenggalek, Kecamatan Suruh, lantas Kecamatan Dongko dan yang terakhir Kecamatan Panggul. Anak saya menemukan keenakan ketika hingga di Kecamatan Dongko. Di sana ada patung wedus etawa yang diciptakan tepat di pinggir jalan. Patung tersebut diciptakan seserupa barangkali dengan aslinya, ditaruh di atas gapura dengan elevasi sekitar 5 meter. Anak saya menyenangi patung domba berwarna hitam putih tersebut.

Pantai Konang terletak di Desa Nglebeng. Kami menginjak pintu gerbang yang bertuliskan perkataan “Selamat Datang”. Jalanan beraspal yang semula bagus menjadi jalanan berlubang. Melihat bekas jalan, bisa jadi dulunya telah pernah diaspal. Namun kini melulu tersisa bebatuan dan kerikil dengan tidak banyak balutan aspal yang mulai memudar.

Jalanan tersebut ada salah satu rimbunan pohon kelapa yang sudah lama tumbuh di sana. Ada ribuan pohon kelapa yang tumbuh subur, mengidentikkan sebagai tanaman pesisir khas Trenggalek. Kami sudah sampai di bibir Pantai Konang, ombak di laut terlihat relatif lebih besar andai dibanding dengan ombak di Pantai Prigi. Pantai Konang mempunyai garis pantai luas, bahkan bila disaksikan dari atas, tidak terdapat pulau yang mengasingkan Pantai Konang dan Pantai Pelang.

Wisata Pantai Konang Trenggalek nan Eksotis  Anggraeni Septi

Wisata Pantai Konang Trenggalek nan Eksotis Anggraeni Septi | Pantai Konang

Mas Dian, rekan saya, membawa kami ke warung santap paling populer di dekat Pantai Konang. Tempatnya tidak terlampau mewah, namun lumayan asyik dipakai sebagai lokasi santai. Konstruksi bangunan tidak permanen, didominasi oleh potongan bambu menciptakan tempat ini pantas andai berada di pinggir pantai. Jika dibanding dengan warung-warung di Pantai Prigi, warung-warung di Pantai Konang terlihat lebih bersahaja dan mengisi estetika warung tepi pantai. Tidak telalu canggih namun meluangkan makanan khas pantai berupa ikan bakar.

Saya dan Mas Dian memesan nasi guna kami ber-enam. Saya memesan ikan tenggiri yang sudah disapiti, sementara istri saya memilih ikan layur sapit yang biasa dinamakan benggol (dia memang suka memakan ikan layur). Ikan-ikan tersebut dihanguskan dengan bumbu manis pedas, memunculkan wewangian kenikmatan. Tidak seluruh ikan dihanguskan dengan bumbu manis pedas, saya berpesan untuk penjual guna mengecualikan satu sapit ikan tenggiri supaya dihanguskan dengan kecap saja, spesial guna anak lanang.

Mengenai ikan bakar, yang faktanya tidak dibakar, tetapi dipanggang. Dibakar dan dipanggang ialah dua jenis kata kerja yang mempunyai makna masing-masing. Dibakar berarti menempatkan ikan bersentuhan dengan api, sedang dipanggang melulu meletakkan ikan di atas api. Tapi entah mengapa orang (termasuk saya) lebih senang menyebutnya sebagai ikan bakar daripada ikan panggang.

Pantai Konang juga dipakai oleh warga sekitar guna mengais rejeki, terutama nelayan. Mereka memanfaatkannya untuk menggali ikan (termasuk ikan yang kami pesan). Namun yang membedakan ialah aktivitas nelayan di Pantai Konang lebih didominasi dengan menciduk ikan dengan memakai jaring tarik. Jaring tarik ialah aktivitas nelayan unik jaring (di tengah laut) dari pantai oleh sejumlah orang. Berbeda dengan kegiatan nelayan di Pantai Prigi yang lebih tidak sedikit menangkap ikan dengan memakai perahu. Dulu di Pantai Prigi pun ada jaring tarik, bahkan terdahulu sebelum tidak sedikit perahu jenis porsein, semua nelayan pun mengandalkan tangkapan ikan dari jaring tarik. Karena terdapat larangan dari pemerintah, jaring tarik lama-lama ditinggalkan. Meski begitu, di Pantai Konang jaring tarik masih dilestarikan.

Berjalan selama 15 menit dari Pantai Konang, kami sudah sampai di Pantai Pelang. Berbeda dengan Pantai Konang yang bebas retribusi, Pantai Pelang memang telah dikomersialkan. Jadi untuk dapat masuk, mesti melalui pintu penjagaan. Ada tarif yang mesti dibayarkan oleh pengunjung. Saya berpendapat bahwa retribusi di area wisata Trenggalek menjadi donatur terbesar PAD Trenggalek. Dan saya khusnudzon andai para pengelola menggunakannya guna membangun wilayah tanpa ada bagian lain.

Pantai Konang - Visit Trenggalek

Pantai Konang – Visit Trenggalek | Pantai Konang

Sesampai di Pantai Pelang, kami disambut dengan dataran luas yang terlihat hijau ditumbuhi rumput-rumput yang terawat. Di Padang rumput ini pun telah di bina gazebo-gazebo untuk lokasi istirahat. Setidaknya terdapat lima gazebo yang di bina berjejer dengan jarak terpisah 30 meter. Kami parkir di sekitar salah satu gazebo. Karenakan saat tersebut hari Jumat, maka tidak tidak sedikit wisatawan berkunjung. Kami menyadari bahwa hari Jumat bukan hari yang tepat guna berlibur. Dan memang kami menggali suasan sepi laksana ini.

Dari gazebo sangat barat terdapat jalan ber-semen yang sengaja disediakan oleh pengelola untuk semua pengunjung pantai. Jalan ini terletak tepat di bawah lereng bebatuan yang menjadi pembatas pantai. Bagi menapaki jalan ini kami mesti melalui sebuah jembatan beton yang menjadi penghubung dataran berumput dengan lokasi pantai. Jika kami memandang ke arah timur, kami dapat menyaksikan rimbunan cemara udang yang mulai tumbuh subur (tingginya rata-rata selama 6 meter). Cemara udang ini ditanam dari ujung wetan hingga ujung kulon, menutupi pantai dari pandangan kami.

Antara padang rumput lokasi berdirinya gazebo dan rimbunan cemara udang ini terdapat sungai buatan. Sungai itu pada mulanya ialah pancer yang bermanfaat sebagai penahan sekaligus jalan untuk air laut saat pasang. Ada dua jembatan yang menjadi penghubung kedua daratan ini, satu sedang di ujung barat, dan satunya sedang di tengah.

Jalan yang saya lalui ini sebenarnya menuju arah Jurug Pelang. Berada tepat di pinggir sungai produksi dan di bawah tebing batu. Ada pagar pengaman yang bisa kami pakai sebagai pegangan, kendati sebetulnya jalan ini gampang untuk dilalui. Berjalan terus hingga ada belokan mengarah ke barat, kami akan menyaksikan pohon-pohon heterogen yang telah lama menempati tempatnya: terdapat pohon ketapang, pohon jambu, pohon waru dan lainnya. Pohon-pohon tersebut memunculkan suasana teduh dan dingin.

Kami hingga di daratan yang ditumbuhi rumput liar, tidak lebih luas dari daratan padang rumput lokasi gazebo tadi. Ada satu pemandangan yang menciptakan saya senang, ternyata sebelum saya datang ke sini, selama seminggu sebelumnya, terdapat yang telah menempatkan pohon ketapang dengan jumlah banyak. Ketapang-ketapang mungil ini ditaman di semua daratan yang saya pijak. Ketika saya tanyakan untuk salah satu empunya warung, yang menempatkan ketapang ialah perhutani se-Karisidenan Kediri.

SELAMAT DATANG DI PANTAI KONANG RUMAKET BERSAMA BAPAK (SENI

SELAMAT DATANG DI PANTAI KONANG RUMAKET BERSAMA BAPAK (SENI | Pantai Konang

Berjalan ke arah utara, kami menjumpai Jurug Pelang, bersembunyi di balik rimbunan pohon yang sayangnya, saya belum bisa mengidentifikasi nama pohon tersebut. Jurug yang saya ceritakan ini memiliki elevasi sekitar 15 meter. Kebetulan ketika ke sini, malam harinya sedang hujan, jadi debit air yang jatuh dari atas jurug cukup banyak. Air yang mengalir dari atas jurug tidak melalui ceruk yang biasa dilewati air di sungai. Namun air jatuh hampir meliputi semua tebing, sehingga memunculkan air terjun melebar dan terkesan ramai.

Kami tidak menyia-nyiakan waktu. Kami berniat untuk menikmati dari dekat sensasi tempias air yang jatuh. Anak saya beserta regu begitu merasakan suasana ini. Sedangkan saya lebih suka membuang pandangan ke semua penjuru untuk mengidentifikasi populasi pohon. Mas Dian pamitan pulang sebab ada janji dengan seseorang, dan kami tidak lupa menyampaikan terimakasih atas aruh, lungguh lan suguh yang telah diserahkan kepada kami. Semoga dia selalu diserahkan kesehatan.

Kami mengarah ke pantai melalui jembatan yang sedang di sebelah timur, melalui jalanan setapak tepat di bawah cemara udang, berlangsung sekitar 7 meter kami hingga di bibir Pantai Pelang. Namun ketika itu, tidak sedikit sampah yang terdiri dari ranting dan plastik berserakan di sepanjang pantai. Mungkin saja sampah-sampah tersebut terdampar oleh arus air laut dampak hujan semalam.

Panggul memang istimewa, tidak sedikit potensi yang dapat dikembangkan secara bersama-sama, dengan menumbuhkan kesadaran bakal pentingnya mengawal kelestarian ekosistem, barangkali akan menjadikan Panggul punya pesona tersendiri. Kami pulang ke lokasi tinggal dengan perasaan senang.

7 Gambar Pantai Konang – Pantai Konang

Wisata Pantai Konang Trenggalek nan Eksotis  Anggraeni Septi

Wisata Pantai Konang Trenggalek nan Eksotis Anggraeni Septi | Pantai Konang

Pantai Indah Pantai Konang Trenggalek Jawa Timur

Pantai Indah Pantai Konang Trenggalek Jawa Timur | Pantai Konang

WISATA DAN KEINDAHAN ALAM: PANTAI KONANG YANG INDAH

WISATA DAN KEINDAHAN ALAM: PANTAI KONANG YANG INDAH | Pantai Konang

7 photos of the "7 Gambar Pantai Konang"

Pantai Konang Visit Trenggalek Pantai KonangSELAMAT DATANG DI PANTAI KONANG RUMAKET BERSAMA BAPAK (SENI Pantai KonangPantai Indah Pantai Konang Trenggalek Jawa Timur Pantai KonangWISATA DAN KEINDAHAN ALAM: PANTAI KONANG YANG INDAH Pantai KonangWisata Pantai Konang Trenggalek Nan Eksotis Anggraeni Septi Pantai KonangWisata Pantai Konang Trenggalek Nan Eksotis Anggraeni Septi Pantai KonangObjek Wisata Pantai Konang, Joketro Dan Kuyon Website Desa Nglebeng Pantai Konang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *