6 Lokasi Agrowisata Amanah

Rute Hijrah Jadi Destinasi Wisata

AGROWISATA AMANAH Tiket & Aktivitas November 6 - TravelsPromo

AGROWISATA AMANAH Tiket & Aktivitas November 6 – TravelsPromo | Agrowisata Amanah

Terkait dengan jalur hijrah sendiri, pemerintah Arab Saudi ternyata merencanakan restorasi terhadap website bersejarah umat Islam tersebut. Tidak melulu jalur hijab Rasul SAW, ternyata ada tempat sejarah lainnya yang akan direstorasi laksana di Jabal Nur yang di dalamnya ada Gua Hira, Jabal Thawr yang di dalamnya ada Gua Tsur, Hudaibiyah dan tergolong jalur hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

Restorasi yang dilaksanakan bertujuan supaya peziarah tertarik guna berangjangsana ke museum, resor mewah, dan tempat-tempat bersejarah. Dengan adanya perbaikan tersebut, peziarah diharapkan tidak sedikit yang datang ke Arab Saudi.

“Semua hotel dan bangunan di dekat masjid ini akan membawa lebih tidak sedikit keuntungan, terutama dibidang ekonomi, Insya Allah,” kata Awad al-Arshani, Komisi Pariwisata Arab Saudi, memberi isyarat untuk pelanggannya di dalam katalognya. 

AGROWISATA AMANAH LOKASI OUTBOUND SEJUK DAN MURAH MERIAH

AGROWISATA AMANAH LOKASI OUTBOUND SEJUK DAN MURAH MERIAH | Agrowisata Amanah

Lebih jauh lagi, ternyata ada sejumlah peristiwa beda yang terjadi dalam hijrah ini. Dijelaskan sejumlah referensi, terdapat empat urusan yang sehubungan dengan hijrah.

Ali di lokasi tidur Muhammad SAW

 

Muhammad Husain Haekal dalam Sejarah Hidup Muhammad menuturkan, pemuda-pemuda yang telah disiapkan kaum Quraisy guna membunuh Rasulullah pada malam tersebut telah memblokade rumah Nabi SAW. Pada ketika bersamaan, Rasulullah mengajak Ali bin Abi Thalib untuk menggunakan mantelnya yang berwarna hijau dan istirahat di kasur Rasulullah SAW. Nabi SAW meminta Ali agar ia bermukim dulu di Makkah untuk menuntaskan sekian banyak keperluan dan amanah umat, sebelum mengemban hijrah.

Sementara itu, semua pemuda yang telah disiapkan Quraisy, dari suatu celah, mengintip ke lokasi tidur Nabi SAW. Mereka menyaksikan ada sesosok tubuh di lokasi tidur tersebut dan mereka juga puas bahwa orang yang mereka incar belum lari.

Berdasarkan keterangan dari Martin Lings dalam Muhammad: Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik, semua pemuda Quraisy yang dipilih guna membunuh Nabi SAW tersebut telah sepakat guna bertemu di luar gerbang lokasi tinggal Nabi SAW ketika malam tiba.

Menjelang larut malam, Rasulullah terbit rumah menuju lokasi tinggal Abu Bakar sesudah beliau membacakan surah yang diberi nama dengan kalimat pembukanya, Yasiin. Ketika hingga pada kalimat, Dan, Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding pula dan Kami tutup (mata) mereka sampai-sampai mereka tidak bisa melihat.” (QS Yasin [36]: 9).

Lalu, Nabi SAW dan Abu Bakar terbit melalui jendela pintu belakang dan terus bertolak ke arah selatan, ke arah Yaman, mengarah ke Gua Tsur. Hal tersebut dilaksanakan untuk mengelabui semua pemuda Quraisy tersebut. Mereka memblokir seluruh jalur mengarah ke Madinah. Para pemuda ini berencana bakal menyergap Nabi SAW ketika itu.

Dan, saat memasuki lokasi tinggal Nabi SAW, mereka kaget sebab Rasulullah telah tidak ada. Mereka melulu menemukan Ali sedang istirahat di kasur Rasul SAW. Kafir Quraisy merasa kecolongan sebab tak mengejar Nabi Muhammad SAW.

Outbond Anak Bersama Agrowisata Amanah – Agrowisata Amanah

Outbond Anak Bersama Agrowisata Amanah – Agrowisata Amanah | Agrowisata Amanah

Gua Tsur

Tiada seorang juga yang memahami tempat persembunyian Nabi SAW dan Abu Bakar, di samping Abdullah bin Abu Bakar, Aisyah, dan Asma’ serta penolong mereka Amir bin Fuhaira. Abdullah diperintahkan untuk memantau gerak-gerik Quraisy pada siang hari dan memberitahukan suasana di selama gua pada malam hari. Amir bin Fuhaira bertugas menyiapkan kendaraan guna Nabi SAW dan Abu Bakar, sementara Asma bertugas mengirimkan makanan ke gua.

Sementara itu, pihak Quraisy terus berjuang mencari eksistensi Rasulullah tanpa mengenal lelah. Di samping menggali ke lokasi lain, sebagian salah satu mereka terdapat yang mengunjungi Gua Tsur. Tidak jauh dari Gua Tsur itu, mereka bertemu seorang gembala (menurut keterangan dari sebagian riwayat, penggembala itu ialah Amir bin Fuhaira), yang kemudian ditanya. Mungkin saja mereka dalam gua itu, namun saya tidak menyaksikan ada orang yang ke sana.”

Lalu, orang-orang Quraisy datang menaiki gua itu. Tapi, kemudian, terdapat yang turun lagi. Mengapa kau tidak menjenguk ke dalam gua?” tanya kawan-kawannya. Ada sarang laba-laba di tempat tersebut yang memang telah ada sebelum Muhammad lahir,” jawabnya. Saya menyaksikan ada dua ekor burung dara hutan di lubang gua itu. Jadi, saya memahami tak terdapat orang di sana,” seru yang lainnya.

Sementara itu, Abu Bakar merasa khawatir andai keberadaan mereka bakal diketahui pihak Quraisy. Rasulullah mengatakan, Jangan takut, Allah bareng kita.” (QS Al-Anfal [9]: 40).

Mukjizat gua

Pengalaman Seru di Agrowisata Amanah, Tempat Outbound Asyik di

Pengalaman Seru di Agrowisata Amanah, Tempat Outbound Asyik di | Agrowisata Amanah

Di depan mulut Gua Tsur, ada sarang laba-laba, sarang burung dara, dan cabang pohon akasia yang menjuntai ke arah gua. Pohon akasia ini dicerminkan oleh Martin Lings memiliki elevasi kira-kira separuh tinggi manusia. Kemudian, mereka juga pergi meninggalkan gua. 

Masih menurut keterangan dari Lings, di celah antara pohon dan dinding gua ada seekor laba-laba yang telah menciptakan sarangnya. Kemudian, di lubang gua—tempat seseorang barangkali akan melangkah bila hendak memasuki gua—ada seekor burung dara sudah bersarang dan sedang duduk seolah-olah mengerami telur-telurnya. Sementara itu, pasangannya yang jantan sedang mengawal si betina mengerami telur-telurnya di sekitar pohon yang mengarah ke gua.

Sarang laba-laba, dua ekor burung dara, dan pohon akasia berikut mukjizat yang dikisahkan oleh buku-buku sejarah hidup Muhammad SAW tentang masalah persembunyian dalam Gua Tsur itu. Melihat situasi ini, orang-orang Quraisy ini beralih dan menggali Nabi SAW ke lokasi lain.

Sehubungan dengan mukjizat ini, pengarang Prancis Emile Dermenghem dalam karyanya yang bertema La Vie de Mahomet mengatakan, Tiga peristiwa tersebut sajalah mukjizat yang dikisahkan oleh sejarah Islam yang benar-benar: sarang laba-laba, hinggapnya burung dara, dan tumbuhnya pohon-pohonan. Ketiga keganjilan ini masing-masing hari persamaannya tidak jarang kali ada di muka bumi.”

Kisah Suraqah

Menentukan Tema Acara Outbound untuk Karyawan Perusahaan di

Menentukan Tema Acara Outbound untuk Karyawan Perusahaan di | Agrowisata Amanah

Adapun peristiwa lainnya yang pun memberi makna penting dalam hijrah Rasulullah SAW, yaitu pengejaran yang dilaksanakan oleh Suraqah bin Malik bin Ja’syam. Ia bermaksud menciduk Rasulullah SAW dan Abu Bakar, kemudian menyerahkannya untuk Quraisy sebab tergiur dengan iming-iming yang diserahkan bila dapat menciduk Rasul SAW.

Namun, belum sempat mendekati Rasul, kudanya terperosok dan ia juga terjungkal. Hal tersebut berulang-ulang terjadi sampai akhirnya ia memohon maaf dan menyatakan terus cerah perbuatannya untuk menciduk Rasulullah SAW sebab tergoda oleh imbalan besar yang dijanjikan orang-orang kafir Quraisy. Rasul lantas memaafkannya.

6 Lokasi Agrowisata Amanah – Agrowisata Amanah

Agro Wisata Amanah (Karanganyar, Indonesia) - Review

Agro Wisata Amanah (Karanganyar, Indonesia) – Review | Agrowisata Amanah

6 photos of the "6 Lokasi Agrowisata Amanah"

AGROWISATA AMANAH Tiket & Aktivitas November 6 TravelsPromo Agrowisata AmanahAgro Wisata Amanah (Karanganyar, Indonesia) Review Agrowisata AmanahMenentukan Tema Acara Outbound Untuk Karyawan Perusahaan Di Agrowisata AmanahAGROWISATA AMANAH LOKASI OUTBOUND SEJUK DAN MURAH MERIAH Agrowisata AmanahOutbond Anak Bersama Agrowisata Amanah – Agrowisata Amanah Agrowisata AmanahPengalaman Seru Di Agrowisata Amanah, Tempat Outbound Asyik Di Agrowisata Amanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *