6 Gambar Wisata Di Baturaden

Aslim (55) penduduk Desa Kemutug Baturraden, duduk melamun di halaman Villa Virgo saat didatangi Media Kamis (8/12). Laki-laki yang hidup dengan seorang istri dan tiga anak itu, bekerja menjadi penjaga Villa Virgo sekitar 35 tahun. Pekerjaan yang jadi andalan kepastian hidupnya tersebut terancam hilang.

6 Spot Cantik di Wisata Baturaden untuk Selfie Bareng Keluarga

6 Spot Cantik di Wisata Baturaden untuk Selfie Bareng Keluarga | Wisata Di Baturaden

Pertengahan November, tepatnya Kamis (14/11), ia mendapat informasi mengejutkan. Pemerintah Kabupaten Banyumas melewati surat peringatan yang dikeluarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menginstruksikan supaya penginapan harus segera dikosongkan.

Aslim juga tak dapat menutupi keresahannya. Ia mengeluh, “Otak wong cilik lagi dikumbah, namun dengan banyu buthek,” katanya dalam bahasa Banyumas. Ucapan tersebut berarti bahwa benak orang kecil sedang dicuci, namun dengan air keruh. Maksudnya, pemerintah memungut keputusan tanpa memikirkan dahulu nasib orang kecil laksana dirinya.

Ia juga ditimbun sedih, keramaian akhir tahun yang mendatangkan tidak sedikit pengunjung ke penginapan sekadar jadi pengharapan tak masuk akal. Senin (5/12), puluhan Satpol PP mengunjungi sejumlah penginapan kemudian memasang segel kuning di pintu bertuliskan ‘Garis Pembatas Belum Berizin’ dan memasang selembar pengumuman bertuliskan ‘Tanah dan Bangunan ini telah di berikan kembali ke Pemerintah Kab Banyumas’.

Penyegelan itu, ia anggap sudah mematikan penginapan dan orang-orang yang menyandarkan hidup sebagai pengampu wisata. Padahal seringkali dalam satu bulan terdapat 8 kali pengunjung. Pengunjung ini lazimnya orang-orang luar kota yang hendak menikmati hawa lereng gunung di Baturraden atau pekerjaan organisasi baik mahasiswa atau umum.

6 Spot Cantik di Wisata Baturaden untuk Selfie Bareng Keluarga

6 Spot Cantik di Wisata Baturaden untuk Selfie Bareng Keluarga | Wisata Di Baturaden

“Sudah sebulan lebih penginapan-penginapan di sini kosong blong. Siapa yang inginkan menginap. Pengunjung-pengunjung fobia tiba-tiba diusir Satpol PP,” ujarnya.

Keresahan yang sama pun diungkapkan Sudirno (48), penjaga hotel melati Indrapasta. Ia mengatakan, tak hendak menentang program pemerintah. Tapi ia menginginkan ada perhatian dari pemerintah yang memikirkan nasibnya karena akan menganggur tanpa pekerjaan.

Kenyataannya, pemerintah enggan tahu. Ia bercerita, empat bulan lalu, empunya maupun karyawan dikoleksi oleh badan Keuangan Daerah Banyumas dan diminta mengosongkan vila. Alasannya, masa sewa vila yang berdiri di atas tanah kepunyaan Pemkab Banyumas tersebut telah berakhir tahun 2014

Info wisata Baturaden 6

Info wisata Baturaden 6 | Wisata Di Baturaden

“Setelah tersebut muncul Surat Peringatan 1 (SP1) tanggal 14 November dan SP 2 tanggal 24 November. Semuanya tidak terdapat tanda tangan Bupati Banyumas, tidak terdapat SP3, tahu-tahu terdapat tujuh vila yang disegel,” katanya.

Di sisi lain, karena adanya penyegelan dan pengosongan, pihak penginapan meski mengurungkan pemesanan pengunjung guna perayaan tahun baru. Mau enggan uang pemesanan harus dikembalikan. Aslim dan sejumlah pekerja di penginapan, sebenarnya hendak meminta kelonggaran untuk Pemkab Banyumas sampai bulan Januari. Sehingga dia dan teman-teman yang senasib dapat mencari rejeki pada malam peralihan akhir tahun.

“Senin (5/12) kemarin puluhan Satpol PP datang langsung menyegel. Saya sempat bertanya mengenai surat peringatan yang ketiga. Tapi tidak digubris,” ujarnya pada Media penyegelan tersebut, menciptakan pelaku wisata di area Baturraden berkeputusan melangsungkan aksi solidaritas penolakan penggusuran 32 vila dan hotel. Mereka membentangkan sebanyak spanduk ‘Menolak Penggusuran Villa’ di jalur wisata menuju area tersebut.

Ketua Paguyuban Jagabaya Baturraden, Amir M mengatakan dampak dari penyegelan itu 300 pelaku wisata di area Baturraden dalam bahaya kehilangan mata pencaharian. 120 orang di antaranya bekerja sebagai penjaga vila dan hotel. Mereka, mulai dari pedagang, tukang pijat, pembimbing wisata hingga perantara penginapan. Kebanyakan pelaku wisata itu, berasal dari 12 desa pengampu wisata Baturraden. Rata rata adalah warga Desa Kemutug, Karangmangu, Karangtengah.

Ditata Ulang, Ini yang Baru di Kawasan Wisata Baturraden Purwokerto

Ditata Ulang, Ini yang Baru di Kawasan Wisata Baturraden Purwokerto | Wisata Di Baturaden

Amir menilai, semestinya Pemkab Banyumas pun memikirkan penyelesaian sebelum mengenyahkan para pengelola dan pekerja vila di Baturraden. Dia pun meminta kepastian berhubungan penyegelan tersebut. Pasalnya, Pemkab Banyumas sekitar ini tidak berkomunikasi dengan semua pelaku wisata Baturraden.

“Ini 32 hotel dan vila jangan beroperasi, disegel. Kami pelaku wisata nasibnya jadi terkatung-katung. Pada intinya kami menyokong kalau tersebut program pemerintah. Tapi ini tidak jelas rencananya laksana apa,” tandasnya.

Dikonfirmasi berhubungan keluhan-keluhan semua pelaku wisata tersebut, Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Saptono menuliskan bahwa 32 vila tersebut menduduki lahan kepunyaan Pemkab Banyumas. Para empunya vila diminta guna mengosongkan area seluas 20 hektar tersebut sebab akan dilaksanakan penataan. DED pengaturan ia katakan telah ada. Rencananya untuk ekspansi lahan parkir, penginapan remaja, motel, dan sentra jajanan dengan areal selama 20 hektar.

Saptono mengatakan, pengaturan kapling vila itu ditangani oleh bidang aset Badan Keuangan Daerah Banyumas. Namun, dia menyatakan belum terdapat keputusan berhubungan rencana pengelolaannya.

Kelebihan Wisata Baturaden yang Sangat Cocok Untuk Dikunjungi

Kelebihan Wisata Baturaden yang Sangat Cocok Untuk Dikunjungi | Wisata Di Baturaden

“Belum terdapat keputusan dikelola oleh siapa. Intinya tetap Pemkab Banyumas. Nanti, semua pemilik 32 vila dan hotel itu dapat menyewa lagi sesudah penataan area selesai,” jelasnya melewati sambungan telepon, Kamis (8/12).

Entah apakah Pemkab Banyumas mendengar suara-suara keluhan semua pekerja wisata di area penginapan sisi unsur timur wisata Baturraden. Mereka sekarang telah menganggur, mendapati kenyataan area yang sebelum ramai sekarang berbeli hening dan sepi. Dalam keheningan tersebut mereka merasa lapar dan mereka sudah memasang spanduk bertuliskan ‘Tolak Penggusuran Hotel,’ sebagai sikap atas fakta pahit yang mereka alami. [ary]

6 Gambar Wisata Di Baturaden – Wisata Di Baturaden

Objek Wisata Baturraden Kembali dibuka

Objek Wisata Baturraden Kembali dibuka | Wisata Di Baturaden

6 photos of the "6 Gambar Wisata Di Baturaden"

Info Wisata Baturaden 6 Wisata Di BaturadenDitata Ulang, Ini Yang Baru Di Kawasan Wisata Baturraden Purwokerto Wisata Di BaturadenKelebihan Wisata Baturaden Yang Sangat Cocok Untuk Dikunjungi Wisata Di Baturaden6 Spot Cantik Di Wisata Baturaden Untuk Selfie Bareng Keluarga Wisata Di Baturaden6 Spot Cantik Di Wisata Baturaden Untuk Selfie Bareng Keluarga Wisata Di BaturadenObjek Wisata Baturraden Kembali Dibuka Wisata Di Baturaden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *